Regulasi Frekuensi
Panduan regulasi frekuensi LoRa/IoT di Indonesia sesuai kebijakan Kominfo
IoT di Frekuensi Tak Berlisensi
Berdasarkan kebijakan Kominfo, penggunaan IoT di frekuensi tak berlisensi termasuk LoRa telah diizinkan untuk trial dan pengembangan di Indonesia.
Kebijakan Resmi Kominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengizinkan penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) pada frekuensi tak berlisensi untuk keperluan trial.
Diizinkan
IoT untuk trial dan pengembangan
Frekuensi
920-923 MHz (AS923-2)
Status
Periode trial/izin berlaku
Frekuensi yang Diizinkan
| Frekuensi | Region Code | Status | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 433 MHz | EU_433 | Trial | Banyak digunakan komunitas, perlu verifikasi |
| 868 MHz | EU_868 | Tidak Diizinkan | Alokasi frekuensi Eropa |
| 915 MHz | US_915 | Tidak Diizinkan | Alokasi frekuensi Amerika |
| 920-923 MHz | AS923-2 | Diizinkan | Frekuensi resmi Asia Tenggara termasuk Indonesia |
Konfigurasi Nusamesh untuk Indonesia
Untuk penggunaan di Indonesia, gunakan konfigurasi berikut pada Nusamesh:
Region: AS923
Frequency: 920.0 MHz
Bandwidth: 125 kHz
Spreading Factor: 7-12
TX Power: Max 20 dBm (100mW)
LONG_FAST untuk jangkauan maksimal
atau MEDIUM_FAST untuk keseimbangan antara jangkauan dan kecepatan.
Sumber Resmi
Kominfo - Izin Trial IoT
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
Baca Pengumuman ResmiIngin mencoba Nusamesh dengan konfigurasi yang sesuai regulasi?
Lihat Perangkat Tersedia